Petani Bawang Merah Banyuwangi Gunakan Light Trap untuk Kendalikan Hama dan Tingkatkan Produksi
Banyuwangi, 18 November 2023 - Petani bawang merah di Banyuwangi menggunakan light trap untuk mengendalikan hama dan meningkatkan produksinya. Light trap adalah alat yang menggunakan cahaya untuk menarik dan membunuh serangga hama.
Hama yang sering menyerang tanaman bawang merah antara lain thrips, kutu daun, dan lalat bawang. Thrips adalah serangga kecil yang merusak daun bawang merah dengan cara mengisap cairannya. Kutu daun juga merusak daun bawang merah dengan cara mengisap cairannya. Lalat bawang merusak bawang merah dengan cara meletakkan telurnya di dalam umbi bawang.
Penggunaan light trap bawang merah
Penggunaan light trap untuk mengendalikan hama bawang merah memiliki beberapa keuntungan. Pertama, light trap lebih ramah lingkungan daripada menggunakan pestisida. Pestisida dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Kedua, light trap lebih efektif dalam mengendalikan hama. Pestisida hanya membunuh hama yang terkena langsung, sedangkan light trap dapat membunuh hama yang berada di sekitar perangkap. Ketiga, light trap dapat membantu meningkatkan hasil bawang merah. Hama dapat menyebabkan kehilangan hasil bawang merah hingga 30%. Dengan mengendalikan hama, petani dapat meningkatkan hasil bawang merah hingga 25%.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah mendistribusikan light trap kepada petani secara gratis sebagai bagian dari program untuk mempromosikan pertanian berkelanjutan. Program tersebut telah begitu sukses sehingga pemerintah berencana untuk memperluasnya ke tanaman lain.
Berikut adalah beberapa contoh penerapan light trap untuk pengendalian hama bawang merah di Banyuwangi:
- Petani Sutrisno di Desa Kalipuro menggunakan light trap untuk mengendalikan hama thrips. Ia mengatakan bahwa sejak menggunakan light trap, kerugiannya akibat hama thrips telah berkurang dari 30% menjadi 5%.
- Petani Sugeng di Desa Kabat menggunakan light trap untuk mengendalikan hama kutu daun. Ia mengatakan bahwa sejak menggunakan light trap, hasil panen bawang merahnya meningkat dari 1,5 ton per hektar menjadi 2 ton per hektar.
- Petani Wiyono di Desa Songgon menggunakan light trap untuk mengendalikan hama lalat bawang. Ia mengatakan bahwa sejak menggunakan light trap, tidak ada lagi bawang merahnya yang terserang lalat bawang.
Penggunaan light trap merupakan solusi yang tepat bagi petani bawang merah yang ingin meningkatkan produksinya secara berkelanjutan. Light trap adalah cara yang lebih ramah lingkungan dan efektif untuk mengendalikan hama, dan dapat membantu meningkatkan hasil bawang merah.
Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan light trap untuk mengendalikan hama bawang merah:
- Letakkan light trap di tempat yang tinggi dan terbuka, agar dapat menarik perhatian hama.
- Gunakan light trap yang memiliki cahaya yang kuat, agar dapat menarik hama dari jarak yang jauh.
- Periksa light trap secara rutin untuk membersihkan hama yang telah tertangkap.
Dengan menerapkan tips tersebut, petani bawang merah dapat meningkatkan efektivitas penggunaan light trap untuk mengendalikan hama.
diolah dari sumber : https://kabarbanyuwangi.co.id/tangkal-hama-dan-tingkatkan-produksi-bawang-merah-petani-banyuwangi-terapkan-light-trap
