BRIN Kaji Potensi Abu Terbang untuk Keberlanjutan Budi Daya Bawang Merah

bawang merah probolinggo

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengkaji potensi pemanfaatan abu terbang untuk budi daya bawang merah di lahan gambut dan lahan kering dataran tinggi.

Abu terbang, atau fly ash, adalah limbah industri hasil pembakaran batu bara. Abu terbang memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas tanah dan ketahanan tanaman, sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Pada lahan gambut, abu terbang dapat digunakan sebagai penyubstitusi pupuk kandang karena mengandung silika yang tinggi. Silika dapat meningkatkan ketersediaan fosfor dalam tanah dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.

Selain itu, abu terbang juga mengandung aluminium dan besi yang dapat mengikat asam fenolat di lahan gambut sehingga tidak meracuni tanaman.

Riset BRIN

BRIN telah melakukan riset abu terbang untuk lahan kering dataran tinggi sejak 2019. Riset ini menunjukkan bahwa abu terbang dapat meningkatkan produktivitas bawang merah hingga 30%.

Sejak 2023, BRIN mulai melakukan riset pemanfaatan abu terbang pada lahan gambut. Riset ini bertujuan untuk menguji efektivitas abu terbang untuk meningkatkan produktivitas bawang merah di lahan gambut.

Manfaat Abu Terbang

Abu terbang memiliki beberapa manfaat bagi pertanian, antara lain:

  • Meningkatkan kualitas tanah
  • Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit
  • Mengurangi kebutuhan pupuk
  • Meningkatkan produktivitas pertanian

Keberlanjutan Produksi Bawang Merah

Pemanfaatan abu terbang untuk budi daya bawang merah memiliki potensi untuk meningkatkan keberlanjutan produksi bawang merah di Indonesia.

Hal ini karena abu terbang merupakan limbah industri yang dapat dimanfaatkan kembali. Selain itu, abu terbang juga dapat membantu meningkatkan kualitas tanah di lahan gambut, yang merupakan lahan yang rentan terhadap degradasi.

Peran Varietas Bawang Merah

Selain abu terbang, varietas bawang merah juga berperan penting dalam keberlanjutan produksi bawang merah. BRIN juga melakukan riset untuk menciptakan varietas bawang merah yang cocok untuk dikembangkan di lahan gambut dan lahan kering dataran tinggi.

Kesimpulan

Riset BRIN menunjukkan bahwa pemanfaatan abu terbang memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas bawang merah di lahan gambut dan lahan kering dataran tinggi. Pemanfaatan abu terbang juga dapat membantu meningkatkan keberlanjutan produksi bawang merah di Indonesia.

Informasi tambahan:

  • Bawang merah merupakan salah satu komoditas pertanian strategis di Indonesia. Bawang merah digunakan sebagai bahan baku berbagai makanan dan industri.
  • Lahan gambut dan lahan kering dataran tinggi merupakan dua jenis lahan pertanian yang penting di Indonesia. Lahan gambut merupakan lahan yang subur, tetapi rentan terhadap degradasi. Lahan kering dataran tinggi merupakan lahan yang kurang subur, tetapi memiliki potensi untuk dikembangkan.

Penutup:

Riset BRIN tentang pemanfaatan abu terbang untuk budi daya bawang merah merupakan langkah penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia. Pemanfaatan abu terbang memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas bawang merah di lahan gambut dan lahan kering dataran tinggi, serta membantu meningkatkan keberlanjutan produksi bawang merah.

disadur dari sumber : antaranews.com

Kontak bawang merah
Kontak bawang merah probolinggo

Segera hubungi kami melalui nomor telepon atau WhatsApp yang tersedia

Location:

Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo

WhatsApp:

+6285791868760

Seedbacklink